26 April 2010

GEOGGRAHY- DINAMIKA PENDUDUK

DINAMIKA PENDUDUK


1. Manusia yang menghuni suatu tempat di sebut penduduk.

2. Penduduk bersifat dinamis artinya penduduk terus berubah.

3. Perubahan itu terjadi karena siklus kehidupan manusia yang tidak bisa di hindari yaitu kelahiran dan kematian. Selain itu juga perkembangan jaman.

4. Sumber utama data kependudukan adalah Sensus penduduk. Sensus penduduk dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali.

5. Jumlah penduduk selalu berubah karena adanya factor :
a. Kelahiran
b. Kematian
c. Perpindahan penduduk (Migrasi)

6. Jika jumlah kelahiran bayi lebih besar dari jumlah kematian, maka pada kurun waktu tersebut jumlah penduduk akan bertambah. Jika jumlah kelahiran bayi lebih sedikit dari jumlah kematian, maka jumlah panduduk pada kurun waktu tersebut akan berkurang.

7. Migrasi panduduk mempangaruhi jumlah penduduk suatu Negara dapat terjadi dengan dua cara yaitu penduduk masuk dan penduduk keluar.

8. Pertambahan populasi penduduk yang cepat menyebabkan berbagai masalah seperti :
a. Kelaparan
b. Kekurangan gizi
c. Kerusakan lingkungan

9. Tingkat kelahiran (fertilitas) adalah tingkat pertambahan jumlah anak atau tingkat kelahiran bayi dalam suatu periode tertentu.

10. Tingkat kelahiran dapat di hitung dengan dua cara, yaitu :
a. Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate = CBR), merupakan angka kelahiran yang manunjukan jumlah kelahiran per seribu penduduk dalam suatu periode penduduk dalam suatu periode tertentu. CBR dihitung dalam satu tahun.
b. Angka Kelahiran Umum (General Fertility Rate = GFR), menunjukan bayi yang lahir dari setiap seribu wanita pada usia reproduksi atau melahirkan. GFR dihitung setiap tahun pada wanita dalam kelompok usia 15-49 tahun.

11. Tingkat kematian (mortalitas) adalah pengurangan jumlah penduduk pada periode tertentu yang disebsbkan oleh faktor kematian.

12. Faktor kematian dapat berupa panyakit atau kecalakaan.

13. Tingkat kamatian panduduk dapat diketahui dengan tiga cara :
a. Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate = CDR), merupakan angka yang manunjukan rata-rata kematian perseribu penduduk dalam satu tahun.
b. Angka Kematian Menurut Umur (Aga Specific Death Rate = ASDR), merupakan angka yang menyatakan banyaknya kematian pada kelompok umur tertentu per seribu penduduk dalam kelompok yang sama. Angka ini menunjukan hasil yang lebih teliti dibandingkan dengan tingkat kematian kasar.
c. Angka Kematian Menurut Penyebab (Cause Specific Death Rate = CSDR), merupakan angka kematian yang di nyatakan dalam banyaknya kematian menurut sebab tertentu ( misalnya kanker, jantung, atau kecelakaan) per seribu penduduk pada suatu periode tertentu.

14. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain baik melewati batas nagara ataupun batas administrasi wilayah dalam suatu negara dengan tujuan menetap.

15. migrasi dapat terjadi dalam dua cara, yaitu :
a. Migrasi Internasional yaitu perpindahan penduduk daru suatu negara ke negara lain. Migrasi yang berupa masuknya penduduk suatu negara dinamakan imigrasi. Keluarnya suatu pendudukdari suatu negara dinamakan emigrasi.
b. Migrasi Internal adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain dalam satu negara. Misalnya dari Bandung ke Jakarta, dari Garut ke Cirebon.

16. Penduduk yang melakukan migrasi disebut migran

17. Angka pertumbuhan penduduk alami menyatakan panambahan atau pengurangan penduduk dalam jangka waktu tertentu.

18. angka pertumbuhan panduduk alami hanya disebabkan oleh faktor kelahiran dan kematian. Faktor perpindahan penduduk tidak dihitung sebagai faktor yang mempengaruhi parubahan penduduk.

19. Untuk menghitung angka pertumbuhan alami digunakan persamaan :
B-D Keterangan :
RNI = ------------- x 100 B = banyaknya kelahiran
P D = banyaknya kematian
P = Jumlah penduduk

20. Kepadatan penduduk adalah perbandingan jumlah panduduk yang mendiami area wilayah tertentu dinyatakan dalam jiwa per km. Kepadatan panduduk di suatu daerah biasanya dinyatakan oleh banyaknya penduduk per km.

21. Untuk menghitung kepadatan penduduk digunakan persamaan :
Jumlah Panduduk Keterangan :
D = ---------------------- D = Kepadatan penduduk
Luas Wilayah

22. Perbedaan kepadatan penduduk pada suatu wilayah di pengaruhi oleh beberapa faktor antara lain ;
a. Angka kelahiran yang tinggi. Jika suatu daerah memiliki angka kelahiran tinggi maka penduduk akan bertambah dengan cepat, sementara luas daerah tetap. Akibatnya kepadatan penduduk akan semakin tinggi.
b. Daya tarik wilayah. Daerah itu memiliki daya tarik bagi penduduk luar untuk datang dan menetap. Semakin banyak orang yang datang maka daerah itu semakin padat.

23. Daya tarik yang dapat menyebabkan penduduk luar datang ke suatu wilayah antara lain :
a. Tanah yang subur untuk di jadikan lahan pertanian.
b. Adanya pusat perdagangan dan industri yang dapat menampung tenaga kerja dalam jumlah banyak.
c. Memiliki fasilitas lain yang tidak dimiliki daerah asal. Misalnya : Fasilitas pendidikan, hiburan, kesehatan dan fasilitas sosial lainnya.

24. Wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk rendah akan mengalami masalah kekurangan tenaga kerja untuk memanfaatkan sumberdaya alam yang ada. Akibatnya pembangunan di wilayah itu akan terhambat.

25. Wilayah yang memiliki tingkat kepadatan tinggi akan mengalami kelebihan tenaga kerja. Akibatnya akan muncul masalah pengangguran, kriminalitas, permukiman kumuh dan masalah sanitasi.

26. Hal-hal yang harus di upayakan untuk mengurang kepadatan penduduk di suatu daerah :
a. Mengurangi tingkat kelahiran.
Hal-hal yang dapat di upayakan antara lain :
1. Meningkatkan usia perkawinan, dari perkawinan usia dini kepada usia perkawinan yang matang.
2. Menerapkan program keluarga sejahtera.
3. Mengatur jarak kelahiran.
b. Pemerataan program pembangunan agar tidak berpusat di daerah tertentu saja.

27. Penduduk pada umumnya dikelompokan berdasarkan
a. Umur
b. Jenis kelamin
c. Mata pencaharian

28. Komposisi penduduk menurut jenis kelamin dan umur dapat digambarkan secara grafis dalam bentuk grafis Piramida Penduduk.

29. Berdasarkan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin, keadaan suatu wilayah dapat di bedakan menjadi 3 kelompok yaitu :
a. Kelompok Ekspansif
Menunjukan sebagian besar penduduknya berada pada kelompok umur muda.
b. Kelompok Kontratktif
Menunjukan jumlah penduduk pada kelompok umur muda mengalami penurunan.
c. Kelompok Stasioner
Menunjukan perbandingan antar kelompok umur hampir tidak ada. Artinya jumlah kelompok umur baik yang muda, dewasa, dan tua hampir sama banyaknya.

30. Angka beban ketergantungan merupakan perbandingan antara penduduk usia produktif dengan usia tidak produktif.

31. Usia produktif adalah penduduk pada usia dimana dia dapat berpenghasilan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya (antara 15-64 tahun)

32. Usia non produktif adalah kelompok usia dimana dia tidak berpenghasilan guna mencukupi kebutuhan hidupnya (usia dibawah 15 tahun dan diatas 64 tahun)

33. Angka beban ketergantungan dapat di hitung melalui :
Jumlah Penduduk Jumlah Penduduk
Di bawah 15 tahun Di atas 64 tahun
Angka Beban = ---------------------------------------------------- x 100
Ketergantungan Jumlah Penduduk
Usia 15-64 tahun
34. Sex Ratio / Rasio Jenis Kelamin adalah perbandingan antara banyaknya penduduk pria dengan penduduk wanita dalam suatu daerah dan waktu tertentu.

35 Sex Ratio dapat di hitung dengan persamaan :
Penduduk Pria
Sex Ratio = ---------------------- x 100
Penduduk Wanita

36. Angka Harapan Hidup adalah perkiraan usia hidup yang di capai oleh penduduk pada suatu wilayah.

37. Angka Harapan Hidup dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain :
a. Tingkat gizi
b. Pelayanan kesehatan
c. Tingkat perekonomian
d. Teknologi kesehatan

38. Ledakan penduduk adalah pertumbuhan penduduk yang sangat cepat.

39. Terjadinya ledakan penduduk dapat menyebabkan hal-hal berikut :
a. Ledakan penduduk yang tidak diimbangi oleh kelangkaan sarana dan prasarana umum seperti perumahan yang memadai akan menyebabkan tumbuhnya pemukiman kumuh.
b. Ledakan penduduk yang tidak diimbangi oleh ketersediaan pangan akan menyebabkan bencana kelaparan dan kurang gizi.
c. Ledakan penduduk akan menyebabkan / mendorong terjadinya kerusakan lingkungan.
d. Ledakan penduduk tanpa diimbangi oleh ketersediaan lapangan kerja akan menimbulkan peningkatan angka pengangguran yang umumnya angka membuat angka kejahatan juga akan meningkat.

40. Upaya untuk mengatasi masalah ledakan penduduk meliputi upaya pengendalian jumlah dan pertumbuhan panduduk dengan cara :
a. Sosialisasi program keluarga kecil bahagia.
b. Sosialisasi berkenaan dengan usia perkawinan.
c. Sosialisasi penggunaan alat kontrasepsi bagi pasangan usia subur yang telah memiliki dua anak.

41. Migrasi merupakan perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain dengan tujuan menetap.

42. Mobilitas penduduk adalah gerakan penduduk yang melintasi batas wilayah tertentu dalam periode tertentu.

43. Berdasarkan tujuannya, mobilitas terbagi atas 2 macam :
a. Mobilitas Permanen
b. Mobilitas non-Permanen

45. Mobilitas permanen dinamakan juga migrasi. Mobilitas non-permanen dinamakan juga mobilitas sirkuler.

46. Mobilitas Sirkuler merupakan gerakan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan niat tak menetap.

47. Orang-orang yang melakukan mobilitas ulang-alik dinamakan juga komuter.

48. Mobilitas periodik adalah orang-orang yang menginap di wilayah lain dalam jangka waktu tertentu.

49. Berdasarkan wilayah yang dilaluinya migrasi terbagi atas dua macam yaitu :
a. Migrasi internasional
b. Migrasi nasional

50. Migrasi internasional dilakukan oleh penduduk karena :
- bekerja
- melanjutka sekolah
- terjadi peperangan negara asal
51. Migrasi internasional dapat terjadi dua macam:
- emigrasi
- imigrasi
52. migrasi internal adalah perpindahan penduduk dengan tujuan menetap dari satu wilayah ke wilayah lain, tetapi masih dalam kesatuan negara.
53. urbanisasi adalah proses pertambahan jumlah penduduk yang tinggal di perkotaan.
54. daya tarik yang menyebabkan penduduk datang adalah:
- lapangan kerja diperkotaan lebih banyak dibandingkan di wilayaha asal.
- upah kerja didaerah perkotaan umumnya lebih tinggi di pedesaan.
- fasilitas sosial di perkotaan lebih lengkap dibanding di pedesaan.
- kehidupan perkotaan yang lebih bervariasi dari pada diperkotaan.
55. daya dorong dari pedesaan yang menyebabkan penduduk pedesaan meninggalkan daerahnya:
- terbatasnya lapangan pekerjaan di pedesaan.
- terjadi musim paceklik di daerah pedesaan.
- kepemilikan lahan pertanian yang semakin sempit.
- kurangnya fasilitas sosial yang terdapat dipedesaan.
- kehidupan di pedesaan lebih monotondibandingkan dengan diperkotaan.
56. transmigrasi adlah perpindahan penduduk dari daerah yang padat ke daerah yang jarang penduduknya.
57. penduduk yang melakukan transmigrasi adalah transmigran.
58. tujuan utama trasmigrasi adalah menyebarkan penduduk dari daerah yang padat kedaerah yang kurang padat.

Jenis - jenis migrasi berdasarkan waktu dan frekuensi :

Permanen • Eksternal
1. Sukarela
2. Terpaksa
(misalnya mengungsi)

= = = = = = = = = = = = = = = = =

• Intenal
1. Urbanisasi


2. Transmigrasi


3. Regional • Antar negara
(internasional)

= = = = = = = = = = = = = =

• Migrasi dalam negeri penduduk dari desa ke kota.
• Penduduk dari Jawa ke Sumatra, Sulawesi, kalimantan, dan papua.
• Penduduk dari Jawa Timur ke Jawa Barat.
Semi Permanen Dalam periode tahunan Tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri
Musiman Dalam periode mingguan atau tahunan Wisatawan, mahasiswa, perantau, petani
Harian Komuter Penduduk Bogor, Tangerang, Bekasi yang bekerja di Jakarta.

Jenis dan sebab – sebab terjadinya migrasi :

Migrasi Terpaksa (Pengungsi)

Agama Yahudi
Perang Antara Hindu dan Muslim di India dan Pakistan
Gangguan Politik Penduduk Uganda – Asia
Perbudakan Penduduk Afrika ke AS bagian tenggara
Kelaparan Warga Etiopia di Sudan
Bencana Alam Banjir, gempa bumi, letusan gunung berapi
Overpopulasi Warga cina yang menyebar di berbagai negara
Lingkungan Bhopal (India)
Rekolasi Permukiman Penduduk asli Amerika dan brazil (indian-amerika) ke tempat penampungan



Migrasi Sukarela
Lapangan kerja TKI ke Malaysia
Pendapatan lebih besar Dokter-dokter Inggris ke Amerika
Penghindaran pajak Artis2 dari Inggris ke Jerman
Pembukaan lahan baru, pengurangan / perluasan wilayah Warga mantan provinsi TimorTimur
Perluasan wilayah perdagangan dan ekonomi Warga dibekas koloni Inggris
Pensiunan Warga Amerika ke Florida
Kesejahteraan sosial Sarana sekolah, rumah sakit, hiburan

59. Migrasi internasional dilakukan oleh penduduk karena faktor: Bekerja, Melanjutkan sekolah, terjadi peperangan dinegara asal.

60. Migrasi internasional terjadi dalam 2 cara: Migrasi ke luar (emigrasi) dan migrasi masuk (imigrasi).

61. Migrasi internal merupakan perpindahan penduduk dengan tujuan menetap dari satu wilayah ke wilayah lainnya, tetapi masih dalam kesatuan negara.

62. Urbanisasi adalah proses pertambahan jumlah penduduk yang tinggal di perkotaan.

63. Daya tarik dari perkotaan yang mendorong penduduk datang adalah:
- Lapangan kerja di perkotaan lebih banyak.
- Upah kerja di perkotaan umumnya lebih besar.
- Fasilitas sosial mudah didapat.
- Kehidupan perkotaan lebih bervariasi.

64. Daya dorong yang membuat orang pedesaan meninggalkan daerahnya:
- Terbatasnya lapangan kerja
- Terjadi musim paceklik
- Kepemilikan lahan pertanian yang semakin sempit
- Kurangnya fasilitas sosial

65. Trasmigrasi adalah perepindahan penduduk dari daerah yang padat ke daerah yang jarang penduduknya.

66. Tujuan utama transmigrasi adalah menyebarkan penduduk dari daerah yang padat ke daerah yang kurang padat.

67. Tujuan trnsmigrasi secara umum:
- Mengembangkan daerah pemukiman yang baru.
- Meratakan persebaran penduduk.
- Mendorong pembangunan daerah
- Mensejahterakan hidup transmigran

68. Berdasarkan penyebabnya transmigrasi dibedakan menjadi transmigrasi umum dan transmigrasi spontan.

69. Trasmigrasi umum adalah perpindahan penduduk yang diorganisasi oleh pemerintah dan seluruh transmigrasi dioerganisasi oelh pemerintah.

70. Tranmigrasi spontan adalah perpindahan penduduk yangt dilakukan atas inisiatif sendiri.

71. Beberapa pertimbangan meninggalkan daerah asal:
- Terjadi bencana di daerah asal
- Kurangnya lapangan pekerjaan di daerah asal
- Terbatasnya fasilitas sosial

72. Beberapa hal yang berada didaerah tujuan:
- Memiliki harapan untuk hidup lebih baik
- Lebih terjamin keamanannya
- Memiliki pilihan pekerjaan yang lebih banyak
- Memiliki fasilitas yang lebih baik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar