30 April 2010

Biologi Bahan Kimia dalam kehidupan

Biologi
Bahan Kimia
dalam kehidupan

Bahan kimia dalam rumah tangga

1. Bahan pembersih yang sering digunakan dalam rumah tangga adalah sabun, detergen, sampo, dan pembersih lantai.

2. Sabun dibat dengan mencampurkan minyak nabati atau lemak hewani ke dalam suatu basa kuat, yaitu natrium hidroksida atau kalium hidroksida.

3. Pencampuran ini dilakukan dengan suhu dan tekanan yang tinggi, yang prosesnya sering disebut penyabunan atau saponifikasi.

4. Agar mendapatkan sabun yang baik, perlu ditambahkan pewangi, pewarna, krim, vitamin, dan pembunuh kuman.

5. Fungsi dari bahan-bahan itu antara lain:
- krim berfungsi untuk menghaluskan kulit
- parfum berfungsi memberi aroma khusus pada sabun
- vitamin E berfungsi untuk mewarnai sabun agar lebih menarik
- anti kuman berfungsi untuk membunuh kuman

6. Sabun mandi maupun sabun cuci sama-sama dibuat dengan lemak dan basa kuat.

7. Beberapa perbedaan antara sabun cuci dan sabun mandi:
- sabun mandi digunakan untuk mandi sedangkan sabun cuci digunkan untuk menghilangkan kotoran pada pakaian dan peralatan rumah tangga
- pada sabun mandi, basa yang digunakan lebih sedikit, yaitu setengah dari lemak yang digunakan. Sabun cuci basa yang digunakan lebih banyak, yaitu satu setengah dari lemak yang digunkan.

8. Cara sabun menghilangkan kotoran ada pada buku catatan.

9. Sabun memiliki kekurangan yaitu tak bisa bekerja di air sadah.

10. Air sadah adalah air yang mengandung garam-garam kalsium dan magnesium.

11. Detergen adalah zat yang digunakan untuk menutupi kekurangan sabun yang mengandung bahan aktif surfaktan.

12. Daya cuci detegen sangat kuat dibandingkan sabun karena dapat menghilangkan kotoran membandel.

13. Karena detergen terlalu keras untuk kulit maka detergen tidak dapat digunakan untuk mandi.

14. Detergen merupakan salah satu bahan pembersih yang bekerja dengan cara mengemulsikan minyak, sehingga kotoran yang melekat pada permukaan itu dapat terlepas dan permukaan menjadi bersih setelah dibilas.

15. Di jaman modern ini, detergen mulai ditambahkan oleh zat-zat lain, yaitu:
- senyawa fostat untuk melunakan air
- enzim digunkan untuk menghilangkan noda-noda darah, keringat, makanan, dan minuman pada pakaian
- bahan pemutih ditambahkan untuk membuat pakaian menjadi lebih putih
- bahan pewangi digunakan agar pakaian terasa harumnatrium borat ditambahkan untuk melembutkan pakaian

16. Sampo digunkan untuk menghilangkan kotoran yang melekat pada rambut.

17. Bahan pembersih yang ada pada sabun adalah detergen sintetik.

18. Untuk meningkatkan mutu sabun, dicampurkan bahan-bahan seperti, pewangi, vitamin, conditioner, dan bahan anti ketombe.

19. Pembersih lantai yang ada di rumah tangga, biasa kita dengar dengan nama karbol.

20. Pemebersih lantai yang pertama digunakan berasal dari senyawa asam karbolat atau fenol yang memiliki bau khas.

21. fenol atau asam karbolat bersifat racun sehingga membunuh kuman-kuman di lantai.

22. Bahan-bahan pemutih yang sering dijual di toko-toko antara lain, bayclin, so klin pemutih, sunklin, dll.

23. Bahan utama dari pemutih adalah natrium hipoklorit.

24. Di dalam air, natrium hipoklorit akan mengoksidasi kotoran sehingga kotoran pada pakaian akan larut dan pakaian menjadi putih kembali. Fungsi lain yaitu untuk membunuh kuman.

25. Pewangi untuk makanan dan minuman lebih dikenal dengan nama esens.

26.
No Senyawa Aroma
1 Oktil asetat Jeruk
2 Amil asetat Pisang
3 Amil valerat Apel
4 Isobutil propionat Rum
5 Etil butirat Nanas
6 Propil asetat Pir
7 Etil forniat Rum
8 Vanilin Vanili
9 benzaldehida Cherry, almond

27. Insektisida adalah pestisida yang digunakan untuk membunuh serangga yang mengganggu.






28. Bersarkan bahan dasar pembuatannya, insektisida dapat digolongkan sebagai berikut:
- Insektisida anorganik
- Insektisida organik
- Insektisida nabati
- Insektisida mikroba

29. Insektisida anorganik adalah insektisida yang terbuat dari bahan-bahan mineral.

30. Contohnya:
- kalsium arsenat
- timbel arsenat
- garam-garam fluorida
- suspensi belerang dalam air kapur

31. Insektisida organik adalah insektisida yang terbuat dari senyawa-senywa organik.

32. Insektisida organik terbagai menjadi 3 golongan:
- golongan organoklor
- golongan organofostat
- golongan karbamat

33. Organoklor adalah senyawa organik yang terkandung klor dalam molekulnya.

34. Contoh:
- DDT
- aldrin
- dieldrin
- klordan

35. Organofostat adalah senyawa organik yang mengandung gugus fostat dalam molekulnya.



36. Contoh:
- diazinon
- melation
- fention
- metil paration

37. Karbamat adalah turunan asam ditiorkabomin yangb disebut ditiokarbonat.

38. Contoh:
- karbaril
- karboforum
- propoksur
- zineb
- ziktran

39. Insektisida nabati adalah insektisida yang terbuat dari tumbuhan.

40. Contoh:
- nikotina dari tembakau
- bunga piretrum yang dikeringkan
- rotenon dari dderris eliptica

41. Insektisida mikroba adalah insektisida yang mekanisme kerjanya dengan membuat serangga sakit.

42. Berdasarkan mekanisme racunnya dapat digolongkan sebagai berikut:
- insektisida racun perut
menyebabkan serangga mati bila memakannya
- insektisida racun kontak
menyebabkan serangga mati bila menyentuhnya
- insektisida racun sistemik
disuntikan pada hewan dan tanaman sehingga serangga yang menggigit hewan atau tumbuhan itu akan mati
- insektisida fumigan
membentuk uap atau gas yang akan membunuh serangga
- insektisida kemosterilan
menyebabkan serangga menjadi mandul
43. Berdasarkan bentuknya, insektisida dapat dikelompokan menjadi:
- insektisida berbentuk padat
berupa serbuk halus atau butiran. (basudin 10G dan selvin SD)
- insektisida berbentuk cairan atau larutan
(diazinon 60EC dan azordin 15WSC)
- insektisida bentuk uap atau gas
(etilena dibromida)

44. Bahan pembersih dapat menimbulkan dampak negative yaitu, bagi orang yang kulitnya sensitif dapat menyebabkan kulit menjadi kasar karena bahan perbersih mengandung alkali.

45. Bahan pemutih dapat menimbulkan iritasi pada kulit.

46. Insektisida sangat berbahaya bagi manusia terutama petani, bila saat menyemprotkan pestisida arah petani megarah ke arah tiupan angin maka pestisida akan terhirup oleh petani dan itu sangat berbahaya.

47. Pencemaran bagi lingkungan adalah detergen dapat menyebabkan pencemaran air. Air sungai dan danau menjadi keruh sehingga menghalangi sinar matahari masuk ke dalam air, akibatnya, ikan atau hewan lain yang ada di air itu akan mati.

48. DDT bersifat tidak mudah terurai. DDT bersifat persiten, artinya sulit tidak mudah terurai oleh mikroorgansme.

49. DDT dapat menyebabkan perubahan-perubahan fiologis pada hewan dan manusia. Contoh, DDT merusak mekanisme pembentukan kalsium pada burung sehingga telur burung itu keluar dalam keadaan kulit luar yang berjonjot, tipis, dan tak kuat.

50. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menanggulangi dampak negative dari bahan kimia rumah tangga:
- Penggunaan detergen yang ramah lingkungan
- menerapkan jurus 3R



Bahan kimia dalam bidang industri

1. Cat adalah cairan berwarna mudah mengering yang dilapiskan pada permukaan benda, seperti kayu atau logam untuk memberikan keindahaan warna dan perlindungan dan kerusakan.

2. Cat terbuat dari bahan-bahan kimia, yaitu zat pengikat, zat pelarun, pigmen pemberi warn, dan bahan tambahan lainnya.

3. Zat pengikat adalah bahan pengikatpigmen warna didalam cat, misalnya, resin.

4. Berdasarkan zat pelarutnya, cat dapat dibagi menjadi 2, yaitu cat cair dan cat minyak.

5. Cat air adalah cat yang bahan pelarutnya adalah air. Cat air umumnya untuk mengecet bangunan.

6. Cat minyak adalah cat yang bahan pelarutnya adalah minyak dan terpentin. Cat ini banyak digunakan untuk mengecat kendaraan bermotor dan mebel.

7. Pigmen adalah bahan pemberi warna pada cat. Selain untuk memberikan keindahan berfungsi untuk emlindungi benda dari korosi dan lumut, menutupi noda, membuat benda menjadi halus dan mengkilap, melindungi benda dari pengaruh cuaca, mengurangi kemampuan benda menyerap air, membantu adhesi lapisan cat dengan benda, dan meningkatkan kekuatan zat pengikat.

8. Pigmen terbagi menjadi 2, yaitu:
- pigmen pencegah karat atau pigmen berwarna
- pigmen metalik

9. Bahan tambahan lain dalam cat adalah:
- Zat pengering adalah bahan kimia yang mempercepat proses pengeringan.
- Zat pemantap adalah bahan kimia yang dapat melindungi cat dari pengaruh sinar ultra violet.
- Zat pengisi adalah bahan kimia yang dapat memperbaiki sifat mekanik dan fisik cat sehingga setelah kering cat tak lagi retak dan tahan goresan.

1 komentar:

  1. bagus banget..
    kalo tidak keberatan, jika ada bahan ringkasan lagi, tolong email ke firdawatiaryani@yahoo.com
    terima kasih sebelumnya..

    BalasHapus